Mari saling menjaga
"Berhati-hatilah bila kebaikan Allah selalu di dapatkan bersamaan dengan maksiat yang terus kita lakukan.
Berhati-hatilah! Bisa jadi, itu adalah awal kehancuran yang berangsur-angsur. Allah swt. berfirman QS. Al A'raf ayat 182-183
Perhatikan
"Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur(kearah kebinasaan) dengan cara yang tidak mereka ketahui," (QS. Al-A'raf [17]:182). "
Kita sering melihat banyak manusia yang tidak bersyukur atas nikmat Allah, namun nikmat itu tidak hilang dari mereka.
Bisa jadi hal itu merupakan proses penarikan nikmat yang dilakukan secara berangsur-angsur oleh Allah. Karena prosesnya yang berangsur-angsur itu, mereka tidak menyadarinya. Namun, berikutnya Allah akan merampas seluruh nikmat itu dari mereka secara tiba-tiba.
Ada yang mengatakan, maksud ayat itu ialah Allah akan terus memberi mereka nikmat dan membuat mereka lupa bersyukur. Jika mereka sudah bergelimang kenikmatan dan terhalang dari Pemberi nikmat, seluruh kenikmatan itu akan direnggut dari mereka secara tiba-tiba.
Ada yang berpendapat bahwa setiap kali mereka membuat kesalahan baru maka Allah akan menambah nikmat untuk mereka dan membuat mereka lupa memohon ampunan atas kesalahan itu.
"Berhati-hatilah bila kebaikan Allah selalu di dapatkan bersamaan dengan maksiat yang terus kita lakukan.
Berhati-hatilah! Bisa jadi, itu adalah awal kehancuran yang berangsur-angsur. Allah swt. berfirman QS. Al A'raf ayat 182-183
| Q.S Al A'raf 182.183 |
Perhatikan
"Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur(kearah kebinasaan) dengan cara yang tidak mereka ketahui," (QS. Al-A'raf [17]:182). "
Kita sering melihat banyak manusia yang tidak bersyukur atas nikmat Allah, namun nikmat itu tidak hilang dari mereka.
Bisa jadi hal itu merupakan proses penarikan nikmat yang dilakukan secara berangsur-angsur oleh Allah. Karena prosesnya yang berangsur-angsur itu, mereka tidak menyadarinya. Namun, berikutnya Allah akan merampas seluruh nikmat itu dari mereka secara tiba-tiba.
Ada yang mengatakan, maksud ayat itu ialah Allah akan terus memberi mereka nikmat dan membuat mereka lupa bersyukur. Jika mereka sudah bergelimang kenikmatan dan terhalang dari Pemberi nikmat, seluruh kenikmatan itu akan direnggut dari mereka secara tiba-tiba.
Ada yang berpendapat bahwa setiap kali mereka membuat kesalahan baru maka Allah akan menambah nikmat untuk mereka dan membuat mereka lupa memohon ampunan atas kesalahan itu.
0 Response to "berhati hatilah"
Post a Comment